Ngawi, Orbit Indonesia
Selama ini Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe dikenal sebagai desa penghasil durian premium kualitas tinggi. Menyadari salah satu potensi tersebut kini Pemerintahan Desa Giriharjo mulai giat bersolek menata desanya menjadi sebuah desa ikonik di lereng Lawu, yakni dengan membangun sebuah taman desa dan jalan kembar yang terletak tidak jauh dari pusat desa.
Diharapkan dibangunnya taman dan jalan kembar ini akan membuat Desa Giriharjo lebih dikenal luas menjadi desa ikonik kemudian masyarakat akan berbondong-bondong mengunjungi Desa Giriharjo. Pada akhirnya desa akan maju dan mandiri.
Taman Desa dan Jalan Kembar tersebut diproyeksikan tidak hanya sekedar sebagai sarana dan prasarana transportasiakan, namun juga menjadi pusat kegiatan UMKM dan pemberdayaan bagi masyarakat Giriharjo. Sehingga Desa Giriharjo akan terasa hidup.
"Jalan ini sebenarnya telah ada sejak lama dibangun oleh kepala desa terdahulu. Ini hanya revitalisasi dan kita fungsikan lebih, yaitu sebagai tempat berkumpul dan kegiatan warga, setelah beberapa saat tidak difungsikan," jelas Himawan Guntoro, Kades Giriharjo.
Tidak sampai disitu, Pemdes Giriharjo juga berharap agar taman dan jalan kembar tersebut nantinya menjadi fungsional dan sebagai wahana kegiatan warga.
Proses pembangunan Jalan Kembar beserta taman yang diambilkan dari anggaran Dana Desa. (Foto: istimewa)
Taman Desa dan Jalan Kembar memiliki bentang luas 424 M2, disertai bangunan taman seluas 140 m. Kemudian ditengah-tengahnya dibangun taman sekaligus berfungsi sebagai separator jalan. Jalan Kembar ini setelah jadi tampak sangat elok dipandang. Sangat khas, apalagi beradi di kaki Gunung Lawu.
Keelokan jalan Kembar ini bisa dilihat ketika pada pagi hari ataupun malam hari. View pemandangannya sangat indah. Saat pagi hari disebelah selatan berlatar belakang megahnya Gunung Lawu, disuguhi atraksi alam dengan sinar temaram keemasan yang seakan mengguyur badan Gunung Lawu. Sedangkan pada malamnya tampak dikejauhan gemerlap lampu Kota Ngawi dan sekitarnya, bak taburan kunang-kunang, menambah kesan eksotik dan romantis.
Dengan keindahan sedemikian itu, maka Kades Anggun, panggilan akrabnya, bertekad untuk memmfungsikan jalan tersebut lebih dari sekedar sarana transportasi, yakni sebuah destinasi wisata.
"Jadi nantinya Jalan Kembar ini akan menjadi destinasi untuk bersantai dan tempat berkumpulnya warga. Kita juga sediakan tempat untuk berjualan. Kita akan memanfaatkan keunggulan keindahan alam, berupa view," terang Anggun, nama beken kades muda ini di kantornya optimis.
Dengan fasilitas dan tempat seperti itu diharapkan warga bisa kreatif untuk melakukan kegiatan apapun termasuk berdagang dan unjuk kebolehan," imbuhnya.
Pembangunan Jalan Kembar beserta taman tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 140.000.000,-, yang diambilkan dari Dana Desa (DD) tahun 2026. Pembangunannya dilaksanakan oleh TPK Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe.
Nah, wahana telah disediakan, maka saatnya warga untuk kreatif memanfaatkannya.
Pewarta: Koh Mien.

Posting Komentar
0Komentar