Di tengah efisiensi anggaran Pemdes Cerme masih membangun talud jalan di Dusun Cerme. (Foto: Istimewa)
Ngawi, Orbit Indonesia
Pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) menjadi sangat penting guna penguatan struktur sebuah jalan. Normalnya pekerjaan talud dilaksanakan sebelum perbaikan jalan, namun demikian pekerjaan TPT membutuhkan anggaran besar, untuk itu maka disiasati melalui pengerasan disetiap bahu jalan. Namun demikian pada bagian jalan tertentu, memang harus ditalut agar tidak terjadi longsoran sehingga jalan tidak cepat rusak. Apalagi memiliki ketinggian yang cukup dalam.
Salah satu prioritas anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2026 Desa Gentong adalah pembangunan TPT di Dusun Cerme sepanjang 47 meter yang menelan dana Rp 30 juta.
TPT yang dikerjakan saat ini memiliki fungsi untuk penguatan struktur jalan usaha tani sekaligus sarana penghubung dusun.
PJ Kepala Desa Gentong, Muh Nurhamzah Zaelani menyatakan, bahwa pembangunan TPT pada ruas jalan di Dusun Cerme tersebut memang sangat penting mengingat ketinggian nya lebih dari satu meter, disamping itu struktur tanah juga labil sehingga rawan longsor apabila musim hujan.
"Kalau tidak segera dibangun TPT dikhawatirkan pada musim penghujan rawan longsor," jelas Zaelani, panggilan PJ Kades Gentong.
Sementara itu Kasun Cerme Suyoko, menambahkan, bahwa jalan tersebut disamping sebagai jalur transportasi juga jalan untuk mengangkut hasil usaha tani (JUT), sehingga perlu ada taludisasi agar jalan tidak cepat rusak.
Walau tidak seperti yang diharapkan, pembangunan talud sepanjang 47 meter tersebut telah membuat struktur jalan JUT lebih kokoh. (Foto: Orbit-Ind)
Beruntung walau mengalami efisiensi anggaran salah satu ruas jalan penting di Dusun Cerme mendapatkan anggaran Dana Desa (DD), sehingga terbangun talud sepanjang 47 meter.
Pembangunan Talud Jalan tersebut dikerjakan oleh TPK Bidang Pembangunan Desa Gentong.
Pewarta: Koh Mien

Posting Komentar
0Komentar