Peran aktif kader Posyandu akan memberikan dampak terhadap indeks pelayanan masyarakat. (Foto: istimewa)
Ngawi, Orbit Indonesia
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) kini mulai mendapat peran yang strategis dalam membantu Pemerintahan Desa dalam pembangunan disegala bidang, untuk itu peran penting ini juga harus menjadikan kader Posyandu semakin berdaya dan upgrade kemampuan dengan peningkatan kapasitas. Hal tersebut yang menjadi bahasan saat pertemuan rutin di Gedung Pertemuan Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, pada Hari Jumat (19/6/2026).
Pertemuan rutin kali ini dihadiri seluruh komponen Pemerintahan Desa Banyubiru, yakni Ketua KPM, Posyandu seluruh desa yang terdiri dari delapan Posyandu, Ketua BPD beserta Kepala Desa, Pendamping Desa dan Pendamping Kecamatan, Tenaga Kesehatan Desa, serta Programer dari Puskesmas Pembantu Walikukun.
Dalam pemaparan yang dilaksanakan petugas dari kecamatan diungkapkan, bahwa Posyandu memiliki peran sangat vital dalam membantu pelaksanaan pembangunan dan capaian pembangunan di desa, yakni peran meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia), yang merupakan transformasi peran Posyandu yang melayani enam bidang SPM, diantara pendidikan, pekerjaan umum, kesehatan, trantib-bum linmas, sosial dan perumahan rakyat.
Peran itulah yang menjadikan kader Posyandu harus diberikan peran yang lebih luas oleh stake holder yang ada di desa termasuk dalam penganggaran. Hal itu yang menjadi sorotan dalam pemaparan Penjelasan Teknis Posyandu sesuai dengan arahan dari Direktorat Fasilitasi PKK dan Posyandu.
Menyadari hal tersebut, Kades Banyubiru Hj. Kundari menyatakan, pihaknua akan sepenuhnya mendukung kegiatan Posyandu yang telah berjalan dengan baik di desanya.
"Pemerintah Desa mendukung sepenuhnya kegiatan Posyandu termasuk penganggarannya sesuai dengan aturan. Toh, nanti muaranya membantu Pemerintahan Desa untuk pembangunan masyarakat, utamanya bidang pelayanan" ujar Bunda Kun, panggilan akrab satu-satunya kades wanita diwilayah Kecamatan Widodaren.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian seluruh kader Posyandu yang berjumlah delapan pos yang ada di desanya. Selama ini peran para kader ini sangat nyata dan benar-benar tanpa pamrih.
"Pengabdian para kader dalam membantu pemerintah desa tidak pernah surut bahkan terus meningkat. Apalagi peran saat ini oleh pemerintah pusat ditingkatkan lebih strategis lagi. Harapan kami para kader posyandu akan terus bersabar dan lebih berperan serta berdaya lagi," imbuhnya.
Peran Posyandu dalam membantu peningkatan delapan Standard Pelayanan Masyarakat (SPM) dalam tugas seorang Kepala Desa akan memberikan dampak pada akseleraai capaian pembangunan desa sebagaimana yang diharapkan.
Pewarta: Koh Mien

Posting Komentar
0Komentar