Pembangunan TPT seperti ini penting dilaksanakan karena akan memperkuat struktur jalan. (Foto: Orbit Indonesia)
Ngawi, Orbit Indonesia
Tekad Pemerintahan Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe untuk menyelesaikan infrastruktur desa patut mendapat apresiasi. Disaat kondisi anggaran Dana Desa yang minim karena adanya efisiensi dan pemangkasan masih mampu membangun sebuah Talud Penahan Tanah (TPT) yang berada di Dusun Srikaton, tepatnya di RT 002, RW 004.
Keberadaan Talud Penahan Tanah (TPT) sangat penting karena merqupakan jalan penghubung menuju luar desa, yakni Desa Mendiro kecamatan yang sama juga menjadi jalan untuk mengangkut hasil bumi petani.
Talud yang bervolume 94 meter dan 71 meter ini keberadaanya sangat penting, sebab jalur yang melintasi sawah dengan penampang irigasi. Apabila tidak segera dibangun TPT kemungkinan akan terjadi longsor akibat penggerusan. Apalagi kemiringan jalan ini memicu aliran air sangat deras.
Pembangunan TPT ini menelan anggaran Rp 8 juta yang diambil dari anggaran Dana Desa (DD). Menurut Kepala Desa Manisharjo, Wijianto, dengan dibangunnya TPT ini maka struktur penampang jalan akan kokoh dan aman dari kemungkinan longsor akibat gerusan air irigasi. Dengan demikian apabila dilanjutkan pengerasan jalan akan lebih aman.
Jalan ini sangat penting karena di samping merupakan jalan usaha tani (JUT) juga menjadi penghubung dua desa, yakni Manisharjo dan Mendiro.
Pewarta: Koh Mien

Posting Komentar
0Komentar