Tampak perangkat Desa Kletekan membantu menyalurkan bantuan pangan nasional kepada warga dengan sabar dan ramah. (Foto: Orbit-Ind)
Ngawi, Orbit Indonesia
Bantuan Pangan (Bapang) dari pemerintah pusat yang disalurkan secara serentak diseluruh desa di Kecamatan Jogorogo, pada Hari Selasa (8/9/2026) benar-benar melegakan masyarakat yang saat ini tertekan masalah pemenuhan pangan saat harga-harga mulai beranjak naik dan panen yang kurang bagus. Tidak terkecuali bagi warga Desa Kletekan yang sebagian wilayahnya merupakan daerah subur dengan irigasi sepanjang tahun.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada penyaluran Bapang kali ini meningkat dari periode sebelumnya, yakni mengalami kenaikan 645 sasaran KPM. Sebenarnya kenaikannya hanya sekitar 20 % saja, namun setidaknya ini cukup melegakan.
"Lumayan jumlah beras Bapang mengalami kenaikan. Setidaknya ini melegakan pemerintah desa tidak repot menerima protes warga, karena semua penerima priode lalu terkaver," terang Anas Tohari, perangkat Desa Kletekan.
Masih menurut Anas, kualitas beras Bulog periode ini tampaknya cukup bagus. Masyarakatpun gak perlu repot memoles agar kelihatan putih dan bersih.
"Pokoknya lumayan, lebih bagus dari periode lalu bila dilihat sepintas fisik berasnya," tandas Anas.
Plt. Kepala Desa Kletekan, Burhanudin, saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya juga menanggapi positif terkait bantuan pangan kepada warga desa yaang dipimpinnya.
"Tidak ada kendala sama sekali terkait penyaluran Bapang kali ini. Barangkali karena jumlahnya tidak menyusut, bahkan bertambah, sehingga tidak ada riak protes dari warga lain," ujar kepala desa yang merupakan salah satu ASN dilingkungan Kecamatan Jogorogo.
Pernyataan di atas senada dengan beberapa KPM yang ditemui awak media saat menerima bantuan pangan yang disalurkan Perum Bulog di Gedung Serbaguna, Desa Kletekan. Mereka rata-rata sangat girang menerima beras Bapang sebesar 30 kg untuk periode Juli, Agustus dan September. Terlebih kualitas berasnya cukup bagus untuk kategori kualitas beras medium.
"Kayaknya bagus, karena ketika saya buka bulirannya utuh dan berwarna putih mulus," ucap salah satu warga Dusun Gatak.
Menurut sebagian penerima manfaat menyatakan, bahwa beras Bapang ini akan dikonsumsi sendiri. Karena melihat kualitas berasnya sangat bagus. Apalagi sebagian KPM adalah buruh tani atau warga yang tidak mampu.
"Bantuan 30 kg beras ini cukup untuk makan anggota keluarga kami yang berjumlah enam orang selama satu bulan. Pokoknya lumayan dan terima kasih kepada pemerintah. Setidaknya bantuan beras ini meringankan beban kami," jelas Yatno warga Dusun Kleleng.
Penataan penyaluran Bapang yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna yang berada di belakang Kantor Desa Kletekan sangat bagus dan berjalan lancar. Sehingga masyarakat penerima terlayani dengan baik.
Pewarta: Koh Mien

Posting Komentar
0Komentar