Kepala BPS Ngawi, Nasruddin mempresentasikan kegjatan SE Tahun 2026 dihadapan jurnalis dan ssjumlah OPD. (Foto: Orbit-Ind)
Ngawi, Orbit Indonesia
BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Ngawi, pada rangkaian HSN (Hari Statistik Nasional) tahun 2026 gelar kegiatan bertema "Statistik untuk Jurnalistik" di Cafe belakang kantor BPS Kabupaten Ngawi, Kamis (24/9/2026) bersama sejumlah Jurnalis serta perwakilan OPD Ngawi.
Banyak hal cerita tentang SE (Sensus Ekonomi) tahun 2026 yang baru usai. Apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada semua pihak termasuk kerjasama yang baik antara BPS dengan OPD dan Jurnalis di Ngawi, sehingga secara nasional SE Tahun 2026 merupakan sensus tersukses sepanjang sejarah sensus. Sukses dimaksud adalah sukses pelaksanaan dan sukses capaian serta cakupannya. Dimana SE 2026 juga mengumpulkan data tentang pertanian. Demikian terang Nasruddin mengawali paparannya di depan para jurnalis dan perwakilan OPD yang hadir.
"Ada perbedaan spesifik antara SE 2016 dengan SE 2026, yakni karakteristik kegiatan usaha meliputi kategori A sampai V, kecuali P dan U," papar Nasruddin.
Di samping itu SE Tahun 2026 juga mencakup pendataan tentang pertanian secara lengkap, tambahnya kemudian.
Pada penghujung paparannya Nasruddin berharap kegiatan serupa terus berlanjut karena dinilai membawa dampak positif, khususnya dalam penyebaran informasi statistik kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa BPS Ngawi terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak agar informasi statistik benar-benar sampai kepada masyarakat.
Sementara itu, dalam sesi dialog salah satu rekan media menyoroti validitas data dari BPS terkait dengan kegaduhan dalam penyaluran bansos. Kemudian dijawab dengan lugas oleh perwakilan OPD dari Dinas Sosial. Dengan memberi solusi masa sanggah untuk peringkat Desil oleh masyarakat.
Pewarta: Koh Mien

Posting Komentar
0Komentar